Kejar Target, Tim Monitoring PTA dan PA se-DKI Jakarta Rapat Percepatan WBBM dan Kinerja Pengadilan serta Pelayanan Publik I (15/06)

logo

Kejar Target, Tim Monitoring PTA dan PA se-DKI Jakarta Rapat Percepatan WBBM dan Kinerja Pengadilan serta Pelayanan Publik I (15/06)

Written by kepegawaian on .

Written by kepegawaian on . Hits: 84

Kejar Target, Tim Monitoring PTA dan PA se-DKI Jakarta Rapat Percepatan WBBM dan Kinerja Pengadilan serta Pelayanan Publik

 Kejar Target.1

Jakarta | pta-jakarta.go.id (15/06)
Ketua Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta, Dr. H. M. Syarif Mappiasse, S.H., M.H. dalam sambutannya bahwa sekarang pola promosi dan mutasi Mahkamah Agung dan Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI berbasis prestasi, hal ini dapat dilihat dari prestasi kineja tiga bulan, oleh karena itu perlu dikoreksi dan dicek kembali dimana kelebihan dan kekurangan kita, karena pada pengadilan lain diluar DKI Jakarta mendapat predikat atau nomor pertama/lima besar, oleh karena itu perlunya pengelolaan administrasi yang cepat, tepat dan akuntabel. Hadir kegiatan tersebut Hakim Tinggi, Panitera dan Sekretaris PTA DKI Jakarta, serta Ketua/Wakil Ketua dan Panitera PA se-DKI Jakarta, Pejabat Fungsional/Struktural dan Pelaksana serta Tim IT PTA dan PA se-DKI Jakarta.

Hal lain juga disampaikan beliau bahwa perlunya peningkatan kinerja satuan kerja di wilayah hukum PTA DKI Jakarta agar pengiriman berkas banding tepat waktu, tidak boleh lebih 1 bulan dan juga perlu untuk memonitoring pelaksanaan eksekusi putusan dimasukan ke dalam aplikasi sehingga bisa diawasi oleh Tim Monitoring PTA DKI Jakarta, kemudian terhadap perkara berupa perlawanan darden verzet (perlawanan pihak III untuk mempertahankan putusan) terhadap putusan itu harus hati-hati, sidangnya harus fair, cermat, adil dan profesional dalam mengadili perkara tersebut.

Kejar Target.2

Oleh karena itu kita PTA DKI Jakarta merupakan kawal depan Mahkamah Agung dan dapat melakukan pengawasan terhadap Pengadilan Agama tetapi PTA tidak boleh melakukan intervensi atau penekanan terhadap Pengadilan Agama, hal ini sepanjang Pengadilan Agama tersebut sudah benar, PTA harus mendukung.

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris PTA DKI Jakarta, Drs. Erwin Widanarko, S.H., S.A.P., M.Pd. sebagai moderator acara, juga memberikan masukan agar percepatan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) ini perlu kerjasama dan saling berkoordinasi serta mengisi agar predikat tersebut dapat kita raih.

Kejar Target.3

Kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab, pada kesempatan pertama ini disampaikan oleh Ketua Bidang Pengawas Aplikasi Simoding, PTSP Online, Simonde/Sikota, Koneksi, TV Media, Drs. H. U Syihabuddin, S.H., M.H., ada beberapa aplikasi yang belum lama di lounching sampai dengan hari ini belum maksimal, baru sampai tahap Inventarisasi Masalah, untuk itu kami mohon diberi waktu untuk mengadakan pertemuan-pertemuan dengan Wakil Ketua PA se-DKI agar saling bersinergi.

Kejar Target.4

Hal lain juga disampaikan oleh Wakil Ketua PA Jakarta Selatan, Drs. Ahmad Nur, M.H. bahwa untuk percepatan penyelesaian perkara dan raport kinerja 3 bulanan kita lakukan bukan cuma berjuang melainkan berjihad, oleh karena itu penilaian SIPP bisa dipastikan masuk rangking pertama bila yang dinilai perkara yang banyak dan hampir semuanya diputus verstek dan untuk perkara permohonan yang didaftar secara e-court bisa dilaksanakan e-litigasi caranya setelah pemeriksaan bukti jangan diputus dahulu, sidang ditunda untuk musyawarah dan baca putusan pada hari berikutnya dan diperintahkan kepada pihak untuk hadir secara elekteronik dan mendapatkan putusannya secara e-court.

Kejar Target.5

Oleh karena itu menurut Ketua Bidang Pengawas SIPP, Drs, H, Tata Sutayuga, S.H., M.H. perlunya kesamaan visi dan misi dalam penyelesaian perkara eksekusi, hampir 50 % yang berperkara di Jakarta menggunakan jasa pengacara dan para pengacara dianggap mengetahu paham hukum serta bila ada kesalahan dalam membuat surat gugatan jangan diberikan waktu untuk perbaikan karena itu dapat menghambat percepatan penyelesaian perkara serta lakukan secara professional, percepatan penyelesaian perkara tidak terganggu sehingga penilaian SIPP menjadi naik.

Kejar Target.6

Selanjutanya monitoring kinerja triwulan yang oleh Ketua Bidang Pengawas, Drs. H. M. Arsyad M., S.H., M.H. dimana berdasarkan hasil laporan kinerja satuan kerja pengadilan seluruh Indonesia yang dirilis oleh Dirjen Badan Peradilan Agama MA-RI beberapa bulan lalu, alhamdulillah Pengadilan Agama se-DKI Jakarta sudah menunjukan kemajuan yang signifikan, empat satker sudah masuk 10 besar. Oleh karena itu perlu diperkuat semua satker (5 Pengadilan Agama) di wilayah PTA DKI Jakarta masuk 5 besar dalam penilaian kinerja triwulan II tahun 2021 sehingga akan menjadi barometer peradilan agama se Indonesia.

Kejar Target.7

Kesempatan selanjutanya juga diberikan Ketua Bidang Pengawas Perkara Banding, PK dan Kasasi, Dr. H. Syamsulbahri, S.H., M.H. bahwa dalam pengiriman berkas banding ke PTA tidak boleh lebih dari 1 bulan, kenyataannya ketika pengawasan kemarin masih ditemukan beberapa berkas banding yang dikirim lebih dari 1 bulan dan oleh karena itu untuk kelengkapan berkas banding yang dikirim ke PTA DKI Jakarta perlu dibuat perjanjian persidangan antara pihak dengan pengadilan (Pihak yang banding dengan Panitera PA) dan perlu diteliti dengan hati-hati dalam mengirim berkas banding, karena pernah ditemukan perkara lain yang ikut dalam berkas banding tersebut dan bentuk Tim Verifikasi untuk memeriksa berkas banding sebelum dikirim ke PTA DKI Jakarta.

Kejar Target.8

Drs. H. U. Wanuddin, S.H., M.H. sebagai Ketua Pengawas Eksekusi Putusan, Perlawanan Eksekusi dan Verzet menyoroti pelaksanaan eksekusi di beberapa Pengadilan Agama se-DKI Jakarta ditemui masih banyak pelaksanaan eksekusi yang tertunda dan juga tidak sinkronnya data perkara ekseksusi di dalam SIPP.

Kejar Target.9

Selanjutnya Wakil Ketua PA Jakarta Utara, Drs. Faisal Kamil, S.H., M.H. memberikan masukan agar dalam percepatan penyelesaian perkara dapat melibatkan Ketua Pengadilan Agama dan perlunya dilakukan monitoring dan evaluasi di satuan kerja di wilayah hukum PTA DKI Jakarta dan juga diungkapkan perwakilan dari Pengadilan Agama Jakarta Pusat dan Jakarta Barat bahwa penanganan SIPP dan kinerja 3 bulanan harus benar-benar menjadi perhatian serius dan jangka waktu putus perkara tidak melebihi 30 hari serta perkara yang diputus hari ini langsung di upload serta perkara delagasi antar PA se-DKI Jakarta tidak lebih dari 1 minggu.

Kejar Target.10

Dalam sesi terakhir Panitera PTA DKI Jakarta, Drs. Muhammad Yamin, M.H. memberikan petunjuk tentang laporan monitoring pelaksanaan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Pengadilan Agama Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Timur serta Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta untuk membukukan laporan eviden yang sudah dinilai TPI Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI pada apliaksi PMPZI. (Drm.Er.humas.pta.dki)

Hubungi Kami

Pengadilan  Tinggi Agama DKI Jakarta

Jalan Raden Inten II No. 3, Duren Sawit,
Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta (13440)

Telp:  (021) 86902313

Fax: (021) 86902314

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.